Jagung merupakan komoditas strategis dalam sistem pangan Indonesia karena perannya sebagai bahan baku utama industri pakan ternak serta kontribusinya terhadap ketahanan pangan nasional. Provinsi Sumatera Utara memiliki posisi penting sebagai sentra produksi jagung sekaligus wilayah yang terintegrasi erat dengan perdagangan internasional melalui Pelabuhan Belawan. Kondisi ini menjadikan pasar jagung regional sangat sensitif terhadap fluktuasi harga jagung impor dan dinamika logistik global. Penelitian ini bertujuan menganalisis daya saing jagung lokal di Sumatera Utara dengan menekankan peran Pelabuhan Belawan sebagai simpul utama transmisi harga berbasis pelabuhan (port-based price transmission). Studi ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur sistematis terhadap publikasi ilmiah dan laporan kebijakan periode 2020–2026 yang membahas transmisi harga, konektivitas pelabuhan, biaya logistik internasional, serta daya saing jagung lokal di Indonesia dan negara berkembang dengan karakteristik pasar serupa. Analisis
Copyrights © 2026