Long Distance Marriage (LDM) merupakan fenomena keluarga modern yang semakin banyak ditemukan seiring meningkatnya mobilitas sosial, tuntutan pekerjaan, pendidikan, dan faktor ekonomi. Kondisi ini mengharuskan pasangan suami istri menjalani kehidupan rumah tangga secara terpisah dalam jangka waktu tertentu, sehingga menghadirkan tantangan dalam menjaga komunikasi, kepercayaan, keintiman emosional, serta pelaksanaan peran keluarga. Maka diperlukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk mendeskripsikan problematika pasangan LDM, menganalisis penerapan teknik tazkiyatun nafs dalam konseling Islam, serta proses konseling keluarga di KUA Limbangan Kabupaten Garut. Penelitian menggunakan teori konseling Islam dan tazkiyatun nafs yang meliputi muhasabah, dzikir, muraqabah, dan taubat. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap dua penyuluh agama, satu konselor KUA/BP4, dan delapan pasangan LDM. Sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik tazkiyatun nafs mampu meningkatkan pengendalian emosi, mengurangi prasangka, memperkuat kepercayaan, dan memperbaiki komunikasi pasangan.
Copyrights © 2026