Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur direktif dalam novel Kota Bandung dan Biru karya Niawidia berdasarkan teori tindak tutur John R. Searle. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya kajian pragmatik dalam memahami penggunaan bahasa berdasarkan konteks serta mengungkap maksud tuturan yang digunakan tokoh dalam karya sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa tuturan antartokoh yang mengandung tindak tutur direktif, sedangkan sumber data berupa novel Kota Bandung dan Biru karya Niawidia. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan lima bentuk tindak tutur direktif, yaitu perintah, permintaan, ajakan, larangan, dan nasihat. Selain itu, ditemukan tujuh fungsi tindak tutur direktif, yaitu menyuruh, memerintah, mengajak, mendesak, memaksa, melarang, dan menyarankan. Bentuk perintah dan fungsi menyuruh merupakan kategori yang paling dominan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur direktif dalam novel tidak hanya berfungsi memengaruhi tindakan mitra tutur, tetapi juga merepresentasikan hubungan sosial, karakter tokoh, serta dinamika komunikasi yang membangun alur cerita.
Copyrights © 2026