Studi berikut berkaitan pada pengaruh personal selling dan social influence terhadap minat beli konsumen. Metode studinya memanfaatkan approach kuantitatif via analysys Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Dengan pakai teknik purposive sampling data diakumulasi dari tersebarnya kuesioner atas respondent, yaitu orang yang menerima paparan aktivitas personal selling maupun pengaruh sosial dalam proses pembelian produk. Temuan studi menggambarkan kalau Personal Selling berefek signifikan dan positive terhadap minat beli konsumen. Temuan tadi ditunjukkan oleh coefisient value jalur sekira 0,471 dengan p-value 0,000 serta value-T Statistics sekira 4,206 yang terletak di ambang batas minimum 1,96. Selain itu, Social Influence juga terbukti memberikan pengaruh signifikansi atas Minat Beli dengan coefisient value jalur sekira 0,303, nilai T Statistics sekira 2,293, dan p-value setinggi 0,022. Secara bersama-sama, kedua variable independen mengahsilkan setinggi 54,3% ragam Minat Beli konsumen yang ditunjukkan oleh value-R² sebanyak 0,543 juga Adjusted R² sebanyak 0,533. Value tadi menampakkan kemampuan nyata model dalam menjelaskan dependen variable berada pada kategori sedang. Hasil studi menginterpretasikan pengaplikasian pemasaran strategic dengan memadukan aktivitas personal selling yang efektif dengan pemanfaatan pengaruh sosial secara optimal bisa menaikkan ketertarikan bayar konsumen. Terakhir, bagi riset berikutnya, disarankan menambahkan other variables sebagai contoh image merk, high-quality production, dan kepercayaan merek supaya terambil pemahaman luas terkait beberapa indeks yang bawa efek ketertarikan belanja konsumen.
Copyrights © 2026