Hiperemesis gravidarum (HEG) merupakan mual dan muntah berlebihan pada kehamilan yang dapat mengganggu kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan paritas dengan kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil di RSUD Kolonel Abundjani Bangko tahun 2023–2024. Penelitian menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain case control dan pendekatan retrospektif. Populasi penelitian berjumlah 255 ibu hamil, dengan data diperoleh dari rekam medis rumah sakit. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50% responden mengalami hiperemesis gravidarum dan 63,6% memiliki paritas tidak berisiko. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara paritas dan kejadian hiperemesis gravidarum, di mana ibu dengan paritas rendah atau primigravida cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami HEG dibandingkan multipara. Temuan ini menunjukkan bahwa paritas merupakan salah satu faktor yang berhubungan dengan kejadian hiperemesis gravidarum. Oleh karena itu, diperlukan deteksi dini, pemantauan, dan edukasi yang lebih intensif pada ibu hamil dengan paritas rendah untuk mencegah komplikasi selama kehamilan.
Copyrights © 2026