Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kompetensi guru MI Selopanggung dalam memanfaatkan ChatGPT sebagai alat bantu penyusunan modul ajar. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan partisipatif yang memadukan pengenalan AI, demonstrasi penggunaan ChatGPT, praktik penyusunan prompt, pendampingan pembuatan draft modul ajar, serta refleksi hasil. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya perubahan pemahaman guru dari penggunaan teknologi yang bersifat umum menuju pemanfaatan AI sebagai asisten pedagogis. Guru mampu menyusun instruksi yang lebih spesifik, menelaah keluaran ChatGPT, dan mengadaptasikannya ke dalam komponen modul ajar sesuai konteks madrasah. ChatGPT terbukti membantu mempercepat perancangan awal modul ajar, namun kualitas akhir tetap bergantung pada profesionalisme guru sebagai pengambil keputusan pembelajaran. Program ini berimplikasi pada pentingnya pelatihan berkelanjutan, penyusunan bank prompt, dan pendampingan komunitas guru agar pemanfaatan AI tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi menjadi praktik reflektif dalam perencanaan pembelajaran madrasah. Temuan ini memperlihatkan bahwa penguatan kompetensi guru melalui ChatGPT dapat menjadi model pendampingan sederhana bagi madrasah dasar yang ingin mengembangkan perangkat ajar secara mandiri, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026