Jurnal Farmasi Tinctura
Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Farmasi Tinctura

Potensi Ekstrak Kunyit Hitam (Curcuma caesia Roxb) Menghambat Pertumbuhan Bakteri Pseudomonas aeruginosa Penghasil ESBL

Muhammad Subhan A. Sibadu (Prodi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Khairun)
Ilmiah Indar Husen (Prodi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Khairun)
Eri Marwati (Prodi Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Khairun)



Article Info

Publish Date
21 Jun 2026

Abstract

Infeksi adalah masalah kesehatan bukan hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia. Resistensi bakteri terjadi akibat dari penggunaan antibiotik yang tidak sesuai dan irrasional. Kunyit hitam adalah tanaman yang memiliki senyawa yang mana sebagai antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sensitivitas antibakteri ekstrak kunyit hitam (Curcuma caesia Roxb) terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa penghasil ESBL. Jenis penelitian kuntitatif ini menggunakan rancangan eksperimen metode difusi sumuran. Hasil yang diperoleh menunjukkan sensitivitas antibakteri kunyit hitam (Curcuma caesia Roxb) melalui zona hambat yang terbentuk. Zona hambat rata-rata 10,48 mm, 10,43 mm, dan 11,7 mm tergolong kuat, dan konsentrasi 40%, 60%, dan 80% efektif untuk menghambat pertumbuhan bakteri Pseudomonas aeruginosa penghasil ESBL

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

tinctura

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Farmasi Tinctura adalah media publikasi ilmiah di bidang ilmu kefarmasian yang diterbitkan oleh Program Studi S1 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy sejak tahun 2019. Jurnal Farmasi Tinctura diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yakni setiap bulan Juni dan Desember. Ruang ...