Jurnal Farmasi Tinctura
Vol 7 No 2 (2026): Jurnal Farmasi Tinctura

UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN SIRIH HUTAN (Piper aduncum L.) TERHADAP Staphylococcus epidermidis

Arum Pramitha Sari (Fakultas Farmasi, Program Studi Farmasi, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, 98418, Indonesia)
Irwandi Irwandi (Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, 98418, Indonesia)
Marzella Dea Rossardy (Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong, 98418, Indonesia)



Article Info

Publish Date
23 Jun 2026

Abstract

Meningkatnya kejadian resistensi terhadap antibiotik mendorong pengembangan agen antibakteri alternatif yang berasal dari bahan alam, salah satunya daun sirih hutan (Piper aduncum L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan senyawa metabolit sekunder, mengukur diameter zona hambat, serta menganalisis pengaruh variasi konsentrasi ekstrak terhadap pertumbuhan Staphylococcus epidermidis. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan tahap ekstraksi menggunakan metode maserasi memakai pelarut etanol 96%, dilanjutkan skrining fitokimia, serta pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Ekstrak diuji pada tiga variasi konsentrasi, yaitu 25%, 50%, dan 75%, dengan doxycycline sebagai kontrol positif serta aquadest pro injection sebagai kontrol negatif. Data hasil pengujian dianalisis secara statistik menggunakan uji One-Way ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Post Hoc Bonferroni untuk melihat perbedaan antar kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan rendemen ekstrak sebesar 18,1% dengan kandungan metabolit sekunder berupa alkaloid, flavonoid, dan tanin. Hasil uji antibakteri memperlihatkan adanya aktivitas penghambatan terhadap Staphylococcus epidermidis dengan rata-rata diameter zona hambat sebesar 1,03 mm pada konsentrasi 25%, 1,6 mm pada 50%, dan 2,6 mm pada 75%. Seluruh hasil tersebut termasuk dalam kategori daya hambat lemah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun sirih hutan memiliki potensi sebagai antibakteri, namun efektivitasnya masih rendah sehingga diperlukan penelitian lanjutan melalui peningkatan konsentrasi atau fraksinasi senyawa aktif untuk memperoleh hasil yang lebih optimal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

tinctura

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

Jurnal Farmasi Tinctura adalah media publikasi ilmiah di bidang ilmu kefarmasian yang diterbitkan oleh Program Studi S1 Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibrahimy sejak tahun 2019. Jurnal Farmasi Tinctura diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yakni setiap bulan Juni dan Desember. Ruang ...