Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kondisi fisik atlet basket putera usia 12–14 tahun Klub Mahameru Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan populasi dan sampel berjumlah 15 atlet yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi tes lari 50 meter untuk mengukur kecepatan, shuttle run 5 × 10 meter untuk mengukur kelincahan, vertical jump untuk mengukur daya ledak otot tungkai, lari 15 menit (Balke Test) untuk mengukur daya tahan kardiorespirasi (VO₂Max), dan push up untuk mengukur daya tahan otot lengan dan bahu. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen kecepatan berada pada kategori baik sekali sebesar 73%, baik 20%, dan cukup 7%; komponen kelincahan berada pada kategori baik sekali 87%, cukup 7%, dan kurang 7%; komponen daya ledak berada pada kategori baik sekali 53%, baik 13%, cukup 20%, kurang 7%, dan kurang sekali 7%; komponen daya tahan kardiorespirasi (VO₂Max) berada pada kategori kurang sekali sebesar 100%; sedangkan komponen daya tahan otot lengan dan bahu berada pada kategori baik sekali 13%, cukup 20%, kurang 33%, dan kurang sekali 33%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat kondisi fisik atlet basket putera usia 12–14 tahun Klub Mahameru Pekanbaru secara keseluruhan berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata 6,64.
Copyrights © 2026