Kapal perikanan 5 GT berbahan fiber-reinforced polymer (FRP) merupakan segmen armada Indonesia dengan risiko kecelakaan tertinggi, namun sistem pemantauan stabilitas real-time yang terjangkau belum tersedia secara memadai. Penelitian ini merancang dan memvalidasi sistem IoT berbasis ESP32 yang mengintegrasikan sensor MPU6050, DS18B20, dan anemometer, dengan data dikirim ke Firebase Realtime Database dan notifikasi didistribusikan melalui dashboard web serta SMS gateway. Sepuluh persamaan matematis untuk memvalidasi dan analisis komputasi pada data menggunakan metode fusi sensor, dekomposisi tahanan hidrodinamik, klasifikasi risiko, dan keputusan mitigasi, yang selanjutnya dilakukan validasi terhadap 8.928 rekaman lapangan di Perairan Buton dan Buton Selatan (Januari 2025) tanpa kesalahan komputasi. Tahanan gesek mendominasi (82,32%) dan tahanan gelombang berkorelasi kuat dengan tinggi gelombang signifikan (R²=0,9447). Sebanyak 83,4% rekaman berada pada kategori risiko Sedang hingga Sangat Tinggi selama muson barat dimana sistem mengaktifkan peringatan pada 13,0% rekaman dengan distribusi mitigasi, 48,4% perluasan operasional, 32,3% survival mode, dan 19,4% pembatasan operasional. Sistem ini menyediakan kerangka kerja keselamatan yang tervalidasi dan hemat sumber daya untuk kapal perikanan kecil di perairan tropis.
Copyrights © 2025