Kesehatan mental masyarakat merupakan salah satu aspek penting dalam mewujudkan kualitas hidup yang optimal. Namun, rendahnya pemahaman mengenai kesehatan mental, self-care, dan peran keluarga sebagai sistem dukungan psikologis masih menjadi tantangan di masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan mental, kesadaran self-care, serta optimalisasi peran keluarga sebagai strategi preventif dalam menjaga kesehatan mental. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Bener, Kota Yogyakarta dengan melibatkan 43 peserta yang terdiri atas anggota keluarga, kader kesehatan, dan masyarakat umum. Metode yang digunakan meliputi psikoedukasi kesehatan mental, edukasi self-care, diskusi kelompok, serta asesmen melalui wawancara sebelum dan sesudah kegiatan. Analisis dilakukan secara kualitatif berdasarkan perubahan pemahaman peserta terhadap kesehatan mental, self-care, dan dukungan keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai kesehatan mental yang tidak lagi dipandang hanya sebagai gangguan jiwa, tetapi sebagai kondisi yang perlu dijaga melalui upaya promotif dan preventif. Peserta juga mampu mengidentifikasi kebutuhan self-care, mengenali tanda-tanda stres dan kelelahan psikologis, serta memahami pentingnya dukungan emosional, komunikasi terbuka, dan empati dalam keluarga. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kesadaran untuk menerapkan praktik self-care dalam kehidupan sehari-hari dan memperkuat peran keluarga sebagai sumber dukungan sosial.
Copyrights © 2026