Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan bahasa daerah terhadap eksistensi Bahasa Indonesia di Desa F Trikoyo. Fokus kajian diarahkan pada pola penggunaan bahasa dalam ranah keluarga, pendidikan, dan masyarakat serta sikap bahasa masyarakat terhadap Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian meliputi tahap perencanaan, pengumpulan data, analisis data, dan penyusunan laporan. Data penelitian berupa tuturan lisan dan informasi sikap bahasa masyarakat Desa F Trikoyo. Sumber data diperoleh dari masyarakat setempat yang dipilih secara purposif berdasarkan usia dan latar belakang pendidikan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa daerah masih dominan digunakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, terutama dalam ranah keluarga dan interaksi sosial. Kondisi ini berdampak pada rendahnya intensitas penggunaan Bahasa Indonesia di lingkungan informal. Namun, Bahasa Indonesia tetap memiliki peran penting sebagai bahasa resmi dalam pendidikan dan komunikasi formal. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan bahasa daerah tidak mengancam eksistensi Bahasa Indonesia, tetapi diperlukan upaya penyeimbangan penggunaan kedua bahasa agar Bahasa Indonesia tetap berfungsi optimal sebagai bahasa persatuan tanpa menghilangkan identitas bahasa daerah.
Copyrights © 2026