Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun sebagian besar UMKM di tingkat desa, termasuk di Desa Sunggal Kanan, Kabupaten Deli Serdang, masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai manajemen strategi, inovasi, dan pemanfaatan lingkungan usaha secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Manajemen Strategi (X1), Inovasi Generasi Z (X2), dan Lingkungan Usaha (X3) terhadap Pemahaman Pengelolaan Usaha UMKM (Y), baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode survei terhadap 50 responden pelaku UMKM Generasi Z di Desa Sunggal Kanan, yang dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen valid dan reliabel (Cronbach’s Alpha > 0,90). Hasil uji t menunjukkan bahwa Manajemen Strategi (B = 1,136; t = 6,080; sig. = 0,000) dan Inovasi Generasi Z (B = 0,575; t = 8,101; sig. = 0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pemahaman Pengelolaan Usaha UMKM, sehingga H1 dan H2 diterima, sedangkan Lingkungan Usaha (B = -0,087; t = -0,482; sig. = 0,632) tidak berpengaruh signifikan secara parsial sehingga H3 ditolak, yang diduga disebabkan oleh multikolinearitas antara X3 dan X1. Hasil uji F menunjukkan bahwa ketiga variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Y (F = 374,142; sig. = 0,000) dengan nilai R Square sebesar 0,961, sehingga H4 diterima. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pemahaman pengelolaan usaha UMKM di Desa Sunggal Kanan sangat dipengaruhi oleh kapasitas manajemen strategi dan inovasi Generasi Z, sehingga program pemberdayaan UMKM perlu difokuskan pada kedua aspek tersebut
Copyrights © 2026