Penurunan fungsi ginjal sering berlangsung tanpa gejala pada populasi dewasa dan berpotensi berkembang menjadi penyakit ginjal kronis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan Plan–Do–Check–Act (PDCA) untuk skrining fungsi ginjal pada populasi dewasa. Pemeriksaan dilakukan melalui pengukuran kreatinin dan estimasi laju filtrasi glomerulus (eGFR) disertai edukasi kesehatan. Rerata usia partisipan adalah 43,67±12,40 tahun dengan dominasi perempuan (54,3%). Rerata kadar kreatinin sebesar 0,98±0,21 mg/dL berada dalam kisaran normal. Namun, rerata eGFR sebesar 80,96±22,37 ml/menit menunjukkan variasi fungsi ginjal yang cukup luas, dengan sebagian besar berada pada kategori penurunan ringan (46,9%) dan sedang (21,4%). Hubungan antara usia dan eGFR relatif lemah (R²=0,057), mengindikasikan adanya faktor lain yang berperan. Skrining berbasis komunitas ini efektif dalam mendeteksi penurunan fungsi ginjal secara dini serta mendukung upaya promotif-preventif melalui edukasi dan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026