Di Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso, terdapat kerusakan pada 100 rekam medis, dengan 94 di antaranya robek dan 6 berjamur. Kerusakan ini berdampak negatif pada keterbacaan identitas dan isi formulir, serta dapat menyebabkan hilangnya dokumen dari cover map. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab kerusakan tersebut dengan menggunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan diskusi. Kemudian dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan hasil penelitian. Subjek penelitian terdiri dari lima petugas filing dan satu kepala rekam medis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor individu mencakup latar belakang pendidikan petugas rekam medis serta kurangnya pelatihan tentang pemeliharaan rekam medis. Faktor psikologis berkaitan dengan sikap petugas terhadap pemeliharaan, sedangkan faktor organisasi meliputi sumber daya yang kurang memadai. Misalnya, kondisi ruang filing yang lembab menyebabkan jamur, dan bahan berkualitas rendah mengakibatkan rekam medis mudah koyak. Tinta yang kurang baik juga menyebabkan luntur, sementara rak filing yang terbuat dari triplek besi memungkinkan serangan nengat. Oleh karena itu, Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso diharapkan segera memenuhi kebutuhan tenaga rekam medis berpendidikan minimal D-3 dan mengadakan pelatihan serta anggaran untuk meningkatkan kualitas bahan rekam medis.
Copyrights © 2025