Pembelajaran energi terbarukan menuntut bahan ajar yang tidak hanya kontekstual tetapi juga mampu melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik. Namun, pengembangan modul fisika yang mengintegrasikan model Project Based Learning (PjBL) dan teknologi QR Code pada materi energi terbarukan masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan serta kepraktisan modul fisika berbasis Project Based Learning berbantuan QR Code pada materi energi terbarukan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas tiga ahli materi, tiga ahli desain, tiga guru fisika, serta 25 peserta didik MA Mu’allimat NWDI Pancor. Data dikumpulkan melalui angket kelayakan dan kepraktisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak berdasarkan penilaian ahli desain (93,58%) dan ahli materi (91,30%), serta sangat praktis berdasarkan penilaian guru (90%) dan respon peserta didik (96,25%). Temuan ini mengindikasikan bahwa modul fisika berbasis PjBL berbantuan QR Code berpotensi menjadi solusi bahan ajar inovatif untuk mendukung pembelajaran energi terbarukan dan penguatan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Copyrights © 2025