Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan keuangan pedagang kaki lima di kawasan Minggu Pagi (Sunmor) Lembah UGM, Yogyakarta, dengan menciptakan sistem pencatatan keuangan berbasis Excel yang sederhana dan otomatis. Masalah utama bagi mitra adalah rendahnya literasi keuangan, kurangnya sistem pencatatan transaksi yang terstruktur, serta penggunaan teknologi sederhana yang tidak optimal dalam manajemen bisnis. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi keterlibatan masyarakat dalam langkah-langkah sosialisasi, pelatihan, implementasi teknologi, pendampingan, serta evaluasi. Peserta kegiatan ini adalah 15 pemilik smartphone berbasis Android yang merupakan pedagang makanan kaki lima. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mencatat pendapatan dan pengeluaran serta menghitung keuntungan dan kerugian dalam bisnis. Skor rata-rata peserta naik dari 48,3 pada pra-tes menjadi 85,7 pada pasca-tes. Selain itu, para peserta mulai mencatat transaksi harian serta memisahkan keuangan bisnis dan keuangan pribadi. Penerapan Excel otomatis telah efektif sebagai solusi sederhana, murah, dan mudah digunakan untuk mendukung pengelolaan keuangan usaha mikro informal secara lebih tertib dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026