Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) terus meningkat. Pada Juli 2023 mencapai 161.249 dan 297.432 pada tahun 2024. Mayoritas PMI merupakan perempuan yang bekerja di sektor domestik. Kondisi ini menimbulkan tantangan dalam pemenuhan hak anak, terutama terkait pengasuhan, pendidikan, dan perlindungan akibat ketidakhadiran orang tua yang bekerja di luar negeri. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Negara Indonesia (BNI) melalui Program Keluarga Migran Indonesia (KAMI), khususnya kegiatan Pojok Bahasa dalam Rumah Edukasis ebagai model pemberdayaan anak keluarga PMI. Pendekatan deskriptif-kualitatif dengan desain studi kasus diterapkan, menggunakan analisis isi terhadap literatur relevan mengenai perlindungan anak, pekerja migran, dan CSR. Temuan menunjukkan bahwa Program Pojok Bahasa diidentifikasi sebagai bentuk praktik CSR yang mendukung akses pendidikan bagi anak keluarga PMI. Namun, pendekatan holistik yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan tetap diperlukan untuk mengatasi kesenjangan struktural dalam perlindungan sosial bagi anak PMI.
Copyrights © 2026