Kecamatan Gumay Talang, Kabupaten Lahat, merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan longsor cukup tinggi, sehingga diperlukan upaya peningkatan kesadaran mitigasi bencana pada masyarakat, khususnya remaja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja mengenai zona kerawanan longsor dan langkah mitigasi yang tepat. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test pada 50 peserta. Data dianalisis menggunakan metode Normalized Gain (N-Gain) berdasarkan lima indikator pemahaman kebencanaan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pada seluruh indikator dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 84,3% yang termasuk kategori sangat efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa sosialisasi zona kerawanan longsor mampu meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan remaja terhadap risiko longsor. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dikembangkan melalui program edukasi berkelanjutan yang disertai simulasi kebencanaan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan longsor.
Copyrights © 2026