Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajaripengaruh intensitas pembelian pelanggan terhadap pendapatan toko sembako di Warung Badai, Desa Pengabuan, Kabupaten PALI. Intensitas pembelian pelanggan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi peningkatan pendapatan bisnis ritel karena pembelian berulang menghasilkan peningkatan volume penjualan. Penelitian ini melibatkan metode kuantitatif dan survei. Populasi penelitian adalah pelanggan tetap Warung Badai, dan sampel penelitian terdiri dari 33 orang yang dipilih dengan rumus slovin. Observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner menggunakan skala likert yang digunakan untuk mengumpulkan data. Untuk menganalisis data, IBM SPSS Statistics versi 27 digunakan. Ini termasuk koefisien determinasi, koefisien korelasi, normalitas, validitas, dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pembelian pelanggan mempengaruhi pendapatan toko sembako secara positif dan signifikan. Dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05), nilai thitung sebesar 10,397 lebih besar dari nilai t tabel sebesar 2,040, dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,882 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara pendapatan toko sembako dan seberapa sering pelanggan membeli barang. Selain itu, berdasarkan nilai koefisien determinasi sebesar 0,777, 77,7 persen variasi pendapatan dapat dikaitkan dengan intensitas pembelian pelanggan, sedangkan 22,3 persen terakhir dapat dikaitkan dengan intensitas pembelian pelanggan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meningkatkan frekuensi pembelian pelanggan dapat menjadi salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan pendapatan bisnis ritel biasa.
Copyrights © 2026