ABSTRACT Fiqh learning in Islamic Junior High Schools (Madrasah Tsanawiyah/MTs) still faces challenges in delivering practice-based materials, particularly on Hajj rituals and funeral management. The dominance of lecture-based teaching methods often makes it difficult for students to understand concepts concretely. Although previous studies have discussed the use of visual media in Fiqh learning, research specifically examining the use of Ka’bah miniatures and mannequins as practical learning media remains limited. Therefore, this study is important to investigate the relevance and effectiveness of these media in supporting Fiqh learning at MTs. This study aims to describe the utilization of Ka’bah miniatures and mannequins, identify their advantages and challenges, and examine their relevance based on educational theories and previous research findings. The study employed a qualitative approach using a literature review method. Data were collected from books, academic journals, scientific articles, and relevant previous studies and were analyzed using descriptive qualitative techniques. The findings indicate that Ka’bah miniatures and mannequins can enhance students’ motivation, learning interest, and understanding of practice-oriented Fiqh materials. These media also promote more active, interactive, and contextual learning experiences. Therefore, Ka’bah miniatures and mannequins are relevant learning media for improving the quality of both the learning process and learning outcomes in Fiqh education at MTs. ABSTRAK Pembelajaran Fiqih di Madrasah Tsanawiyah (MTs) masih menghadapi kendala dalam penyampaian materi yang bersifat praktik, khususnya pada materi haji dan pengurusan jenazah. Pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah menyebabkan peserta didik kesulitan memahami konsep secara konkret. Berbagai penelitian telah membahas penggunaan media visual dalam pembelajaran Fiqih, namun kajian yang secara khusus mengulas pemanfaatan miniatur Ka'bah dan manekin sebagai media pembelajaran praktik masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk mengkaji relevansi dan efektivitas kedua media tersebut dalam mendukung pembelajaran Fiqih di MTs. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan miniatur Ka'bah dan manekin, mengidentifikasi kelebihan dan kendala penggunaannya, serta mengkaji relevansinya berdasarkan teori dan penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari buku, jurnal, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa miniatur Ka'bah dan manekin mampu meningkatkan motivasi, minat belajar, serta pemahaman peserta didik terhadap materi Fiqih yang bersifat praktik. Kedua media tersebut juga mendorong pembelajaran yang lebih aktif, interaktif, dan kontekstual. Dengan demikian, miniatur Ka'bah dan manekin relevan digunakan sebagai media pembelajaran Fiqih untuk mendukung peningkatan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik di MTs.
Copyrights © 2026