Alat penukar kalor (heat exchanger) merupakan alat yang digunakan dalam proses perpindahan panas, berfungsi untuk mengubah temperatur dan fasa suatu jenis fluida dengan memanfaatkan perpindahan panas dari fluida bersuhu tinggi menuju fluida bersuhu rendah. Salah satu jenis heat exchanger yang paling banyak digunakan secara luas adalah tipe shell and tube heat exchanger. Fokus penelitian ini adalah menganalisis pengaruh laju aliran fluida panas dan dingin terhadap efektivitas penukar kalor tipe shell and tube dengan aliran berlawanan. Metode pengumpulan data adalah pengujian langsung terhadap alat, dengan membandingkan pengaruh antara laju aliran fluida panas konstan, laju aliran fluida dingin konstan, dan laju aliran fluida panas dan dingin diatur sama besar terhadap efektivitas penukar kalor tipe shell and tube heat exchanger. Setelah dilakukan pengujian dan analisis, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh laju aliran fluida panas konstan Qh = 1000 l/h diperoleh nilai efektivitas tertinggi 51,479 %, laju aliran fluida dingin konstan Qc = 900 l/h diperoleh nilai efektivitas tertinggi 51,563 %, dan laju aliran fluida panas dan dingin diatur sama besar diperoleh nilai efektivitas tertinggi 39,459 %. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa laju aliran fluida sangat berpengaruh terhadap efektivitas penukar kalor tipe shell and tube heat exchanger. Ketika laju aliran fluida panas dan dingin mendekati atau sama besar maka nilai efektivitas penukar kalor tipe shell and tube dengan aliran berlawanan akan semakin kecil.
Copyrights © 2026