Kesiapsiagaan bencana memerlukan administrasi yang baik untuk mendukung pelaksanaan program secara efektif dan terorganisir. Di BPBD Kabupaten Sidoarjo, administrasi kesiapsiagaan meliputi pengelolaan dokumen Rencana Kontinjensi (Renkon), administrasi pelatihan dan sosialisasi, pengarsipan, serta penyusunan media publikasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi administrasi kesiapsiagaan bencana beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, dokumentasi, dan pengamatan selama magang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi kesiapsiagaan bencana telah berjalan cukup baik melalui pengelolaan dokumen, rekapitulasi data Renkon, administrasi pelatihan, pengarsipan, serta media informasi dan publikasi, sehingga mendukung efektivitas program. Namun, pelaksanaannya masih terkendala keterbatasan sarana administrasi dan pengelolaan data yang belum terintegrasi secara digital.
Copyrights © 2026