ABSTRACT Hypertension is one of the main health problems that is often not detected early, especially in rural communities with limited access to health services, including farmer groups. This Community Partnership Program activity aims to increase awareness, early detection, and understanding of blood pressure management through health education for farmer groups in Langowan District, Minahasa Regency. The methods used include direct blood pressure checks, health counseling using educational media, and interactive discussions related to healthy lifestyles, local food consumption, and hypertension prevention. This activity involved health workers and academics who collaborated with local farmer groups. The results showed that most of the participants had never had regular blood pressure checks and had limited knowledge about the risk factors for hypertension. After the education was carried out, there was an increase in participants' understanding of the importance of a healthy diet, physical activity, and stress control. In addition, the screening results showed that there were participants with high blood pressure categories who needed follow-up. This activity also increases the active participation of the community in maintaining health independently. In conclusion, this program is effective in increasing the awareness and knowledge of farmer groups related to hypertension and the importance of early detection and prevention. Similar activities are recommended to be carried out on a sustainable basis with cross-sectoral support to improve the health status of rural communities. This program is expected to be a model for community-based interventions in promotive and preventive efforts in the field of public health. ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang sering tidak terdeteksi secara dini, khususnya pada masyarakat pedesaan dengan akses layanan kesehatan yang terbatas, termasuk kelompok tani. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, deteksi dini, serta pemahaman tentang pengelolaan tekanan darah melalui edukasi kesehatan pada kelompok tani di Kecamatan Langowan, Kabupaten Minahasa. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah secara langsung, penyuluhan kesehatan menggunakan media edukatif, serta diskusi interaktif terkait pola hidup sehat, konsumsi pangan lokal, dan pencegahan hipertensi. Kegiatan ini melibatkan tenaga kesehatan dan akademisi yang berkolaborasi dengan kelompok tani setempat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta belum pernah melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin dan memiliki pengetahuan yang terbatas mengenai faktor risiko hipertensi. Setelah dilakukan edukasi, terjadi peningkatan pemahaman peserta terkait pentingnya pola makan sehat, aktivitas fisik, dan pengendalian stres. Selain itu, hasil skrining menunjukkan adanya peserta dengan kategori tekanan darah tinggi yang memerlukan tindak lanjut. Kegiatan ini juga meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan secara mandiri. Kesimpulannya, program ini efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan kelompok tani terkait hipertensi serta pentingnya deteksi dini dan pencegahan. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilakukan secara berkelanjutan dengan dukungan lintas sektor guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pedesaan. Program ini diharapkan dapat menjadi model intervensi berbasis komunitas dalam upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat.
Copyrights © 2026