Keterlambatan pengembalian rekam medis merupakan kendala dalam penyelenggaraan rekam medis yang dapat menghambat pelayanan pasien di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Studi pendahuluan menunjukkan angka keterlambatan sebesar 37,67% pada Oktober, 29,78% pada November, dan 41,95% pada Desember 2022, jauh dari standar 100% dalam waktu 2x24 jam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan pengembalian rekam medis rawat inap. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi, dan brainstorming. Subjek penelitian terdiri dari 8 orang, termasuk kepala rekam medis, petugas rekam medis di bagian assembling, dan petugas admin rawat inap. Hasil penelitian menunjukkan faktor predisposisi meliputi rendahnya tanggung jawab dan kedisiplinan petugas. Faktor pemungkin meliputi jarak ruangan yang jauh sehingga memerlukan waktu lama untuk mencapai ruang rekam medis. Faktor penguat mencakup kurangnya motivasi dan pelatihan bagi petugas terkait serta tidak adanya sosialisasi SPO tentang pengembalian rekam medis. Upaya perbaikan meliputi evaluasi rutin kedisiplinan, penyediaan sepeda listrik, pemberian motivasi, sosialisasi SPO, serta pelatihan rekam medis bagi petugas rekam medis dan admin ruangan.
Copyrights © 2024