AbstractThis study aims to find similarities and differences in dramatic structures of Murwakala play by Ki Awin and Murwakala play by Ki Redi Suta Yasa. Dramatic structure model by Bakdi Sumanto is used in the analysis. The results of the study show that there are similarities and differences between the Murwakala play by Ki Awin and by Ki Resi Suta Yasa. The similarities are story movement, several character names, identical characters and themes. While the differences lie in the number of story movements, number of scenes, number of characters, and character names. The differences indicate that the Betawinesse Murwakala play by Ki Awin has developed and changed, leading to a more complex narrative than the Surakarta Murwakala play by Ki Redi Suta Yasa.AbstrakPenelitian ini bertujuan menemukan persamaan dan perbedaan struktur dramatik lakon Murwakala Ki Awin dan lakon Murwakala Ki Redi Suta Yasa. Data penelitian ini berupa rekaman audio-visual lakon Murwakala Ki Redi Suta Yasa dan lakon Murwakala hasil wawancara dengan Ki Awin. Konsep struktur dramatik model Bakdi Sumanto digunakan dalam analisis. Untuk mencapai hasil yang diinginkan metode komparasi sebagai strategi analisis digunakan dalam tulisan ini. Adapun langkah awal yang dilakukan adalah studi pustaka dan wawancara untuk menentukan point of view penelitian dan menentukan data. Data terpilih lalu dideskripsikan dalam bentuk balungan lakon. Langkah terakhir adalah membandingkan lakon Murwakala Ki Awin dan Ki Redi Suta Yasa. Unsur yang dibandingkan dalam penelitian ini ialah alur, tokoh, dan tema. Hasil penelitian menunjukkan antara lakon Murwakala Ki Awin dan Ki Resi Suta Yasa terdapat persamaan dan perbedaan. Adapun persamaan dari keduanya yaitu dalam hal pergerakan cerita; beberapa nama tokoh; tokoh identik; dan tema. Sedangkan perbedaannya terletak pada jumlah pergerakan cerita, jumlah adegan, jumlah tokoh, dan nama tokoh. Munculnya perbedaan menunjukkan bahwa lakon Murwakala Ki Awin dari Betawi telah mengalami perkembangan dan perubahan ke arah cerita yang lebih kompleks dibanding lakon Murwakala Ki Redi Suta Yasa dari Surakarta.
Copyrights © 2022