Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan niat beli produk halal pada Generasi Z dengan meninjau peran literasi halal, kesadaran halal, label halal, kepercayaan konsumen, dan pengaruh media sosial. Kajian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya perkembangan industri halal di Indonesia serta besarnya potensi Generasi Z sebagai kelompok konsumen muda yang aktif, kritis, dan banyak memperoleh informasi produk melalui media digital. Meskipun produk halal semakin mudah ditemukan dan sertifikasi halal semakin diperkuat melalui regulasi, niat beli konsumen muda terhadap produk halal tidak selalu terbentuk secara otomatis. Generasi Z cenderung mempertimbangkan berbagai faktor, seperti pemahaman terhadap konsep halal, keyakinan terhadap keaslian label halal, reputasi produk, rekomendasi media sosial, serta tingkat kepercayaan terhadap produsen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur kepada responden Generasi Z yang mengetahui atau pernah membeli produk halal. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan data dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi halal, kesadaran halal, label halal, kepercayaan konsumen, dan pengaruh media sosial berpengaruh positif terhadap niat beli produk halal pada Generasi Z. Kepercayaan konsumen menjadi faktor yang paling dominan karena berkaitan dengan keyakinan bahwa produk yang dikonsumsi benar-benar memenuhi prinsip halal, aman, berkualitas, dan sesuai dengan nilai konsumen. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi pemasaran produk halal tidak cukup hanya menampilkan label halal, tetapi juga perlu memperkuat edukasi, transparansi informasi, kredibilitas merek, dan komunikasi digital yang sesuai dengan karakteristik Generasi Z.
Copyrights © 2026