Komunikasi pelayanan publik memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas pelayanan lalu lintas karena menjadi sarana penyampaian informasi, koordinasi, dan interaksi antara pemerintah dengan masyarakat. Komunikasi yang berjalan secara efektif diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal. Penelitian ini berfokus pada komunikasi pelayanan publik yang diterapkan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Lampung Utara dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan lalu lintas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan informan ditentukan menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan pimpinan, petugas pelayanan lalu lintas, dan masyarakat sebagai pengguna layanan. Analisis data dilakukan melalui proses pengelompokan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan temuan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi pelayanan publik dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Penyampaian informasi dilakukan secara langsung maupun melalui media sosial untuk memperkuat komunikasi dua arah dengan masyarakat. Namun, pelaksanaan komunikasi masih menghadapi beberapa kendala, seperti kepadatan lalu lintas, keterbatasan waktu petugas, dan penyebaran informasi yang belum merata. Untuk mengatasi kendala tersebut, Dinas Perhubungan memperkuat koordinasi antarpetugas, meningkatkan komunikasi langsung dengan masyarakat, serta mengoptimalkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana penyebaran informasi. Komunikasi pelayanan publik yang dilaksanakan secara terencana, partisipasif, serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan lalu lintas serta memberikan masukan bagi pengembangan pelayanan publik di bidang transpostasi.
Copyrights © 2026