Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat partisipasi peternak terhadap pemanfaatan limbah feses domba dengan tambahan kulit singkong menjadi briket bioarang serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi tersebut. Selain itu penelitian ini juga menganalisis pengaruh komposisi briket bioarang terhadap laju pembakaran, kadar air, dan kadar abu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Kaji terap dilakukan dengan dua perlakuan briket, yaitu P0 (feses 90% + tapioka 10%) dan P1 (feses 45% + kulit singkong 45% + tapioka 10%). Hasil kaji terap menunjukkan adanya perbedaan nilai kadar air, kadar abu, serta laju pembakaran pada masing-masing perlakuan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peternak dalam meningkatkan nilai tambah limbah serta meningkatkan perekonomian melalui inovasi energi alternatif.
Copyrights © 2026