Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Partisipasi Peternak Terhadap Pemanfaatan Limbah Feses Domba Dengan Tambahan Kulit Singkong Menjadi Briket Bioarang Di Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor Nadya Faradilla; Kenedy Putra; Nurhayati Nurhayati
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/svped441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat partisipasi peternak terhadap pemanfaatan limbah feses domba dengan tambahan kulit singkong menjadi briket bioarang serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi tersebut. Selain itu penelitian ini juga menganalisis pengaruh komposisi briket bioarang terhadap laju pembakaran, kadar air, dan kadar abu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan instrumen kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Kaji terap dilakukan dengan dua perlakuan briket, yaitu P0 (feses 90% + tapioka 10%) dan P1 (feses 45% + kulit singkong 45% + tapioka 10%). Hasil kaji terap menunjukkan adanya perbedaan nilai kadar air, kadar abu, serta laju pembakaran pada masing-masing perlakuan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peternak dalam meningkatkan nilai tambah limbah serta meningkatkan perekonomian melalui inovasi energi alternatif.
Partisipasi Anggota Kelompok Wanita Tani Melalui Pengolahan Daging Ayam Menjadi Produk Olahan Sosis (SAUSAGE) di Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor Maria Natalia; Kenedy Putra; Nurhayati Nurhayati
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 3 No. 1 (2026): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/z4zxrp56

Abstract

Ayam kampung afkir memiliki kandungan protein yang tinggi, namun pemanfaatannya masih kurang optimal karena tekstur daging yang relatif keras dan kurang diminati masyarakat. Salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah produk adalah dengan mengolah daging ayam menjadi sosis. Kelompok Wanita Tani (KWT) memiliki peran penting dalam pengembangan usaha pengolahan hasil peternakan, sehingga partisipasi anggota menjadi faktor yang menentukan keberhasilan kegiatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi anggota KWT, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta strategi peningkatan partisipasi dalam pengolahan daging ayam menjadi sosis di Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan responden sebanyak 30 anggota KWT. Variabel yang diteliti meliputi karakteristik anggota (X1), kelembagaan pertanian (X2), dan penyuluhan pertanian (X3) terhadap partisipasi anggota KWT (Y). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Selain itu, dilakukan kaji terap pembuatan sosis ayam dengan penambahan wortel yang diuji secara organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi anggota KWT tergolong tinggi, yaitu sebesar 95%. Secara parsial, penyuluhan pertanian berpengaruh nyata terhadap partisipasi, sedangkan karakteristik anggota dan kelembagaan pertanian tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan dengan nilai R² sebesar 0,546. Strategi peningkatan partisipasi dilakukan melalui optimalisasi peran penyuluh, peningkatan akses informasi, dan pelatihan pengolahan produk.
KNOWLEDGE MANAGEMENT PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DI DESA  SUKAHARJA KABUPATEN BOGOR Nurhayati Nurhayati; Ali Alamsyah Kusumadinata; Erna Ernawati; Astrid Sri Wahyuni Sumah
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): JP2N: Mei - Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/d8777t78

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan bertani masyarakat di Desa Sukaharja, Ciomas, melalui optimalisasi lahan tidur dan pekarangan terbatas berbasis tanaman sayuran. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh mulai lunturnya nilai-nilai bertani di kalangan warga setempat serta minimnya pemanfaatan lahan kosong di lingkungan sekitar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif (participatory approach) melalui tiga tahapan utama: perencanaan, pelaksanaan fisik (pembangunan saung dan rumah kaca mini, penyediaan logistik tani, serta penanaman), serta monitoring dan evaluasi teknis yang berjalan selama satu tahun dengan dua kali ulangan. Hasil evaluasi kualitatif menunjukkan adanya peningkatan kohesivitas sosial dan keberhasilan pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai wadah belajar dan unit produksi. Secara kuantitatif, analisis berbasis Knowledge Management (KM) versi pengetahuan objek (object-based knowledge) terhadap 20 responden menghasilkan indeks rata-rata keseluruhan yang tinggi sebesar 3,97. Dimensi Knowledge Acquisition (Pemerolehan) mencatatkan skor tertinggi (4,18) berkat efektivitas penyuluhan pakar dan kebun percontohan (demplot). Keberhasilan tersebut didukung oleh Knowledge Storage (3,92) untuk retensi kearifan lokal, serta Knowledge Sharing (3,89) yang mengandalkan modal sosial kelompok. Output dari Knowledge Application (3,92) berupa adopsi rumah kaca dan rintisan komposter mandiri secara nyata menghasilkan dampak dan keberlanjutan program (Outcomes = 3,95). Program ini terbukti memberikan dampak ganda yang terukur bagi warga, yaitu pemenuhan kecukupan gizi keluarga sehat secara mandiri sekaligus memberikan nilai tambah (added value) ekonomi berupa penghematan belanja dapur harian.
Urban Farming Sebagai Pilar Ketahanan Pangan di Kawasan Pinggiran Kota: Praktik Dan Dampaknya di Desa Ciherang, Bogor Erna Ernawati; Testa Pradia Nirwana; Nurhayati Nurhayati; Ali Alamsyah Kusumadinata
AGRINUS : Jurnal Agro Marin Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): AGRINUS: JURNAL AGRO MARIN NUSANTARA
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/tyffn540

Abstract

Urban farming is an important strategy in facing the challenges of food security and land constraints in urban areas. This study aims to describe the practices and benefits of community-based urban farming activities in Ciherang Village, Dramaga District, Bogor Regency. The research method uses a qualitative and participatory descriptive approach with data collection techniques through interviews, direct observations, and literature studies. The results of the study show that the pressure of land conversion is the main driver for the community to optimize yard land and sleeping land through various innovative methods such as hydroponics, verticulture, and cultivation in polybags. The activity, which is coordinated by farmer groups or PKK, is carried out independently through the stages of preparing planting media, planting, routine maintenance, and harvesting together. The analysis revealed that urban farming in Ciherang Village provides multidimensional benefits, namely: (1) increasing household food security through the availability of fresh and healthy food; (2) providing economic benefits from spending savings to potential surplus sales; (3) improve the quality of the environment; and (4) strengthening social cohesion and interaction in the community. It was concluded that group-based urban farming is an effective and sustainable solution to create local food independence and empower communities in suburban areas that experience land scarcity.