Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tingkat kemiskinan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia periode 2015–2025. Tingkat pengangguran terbuka masih menjadi salah satu permasalahan ekonomi makro yang penting karena berkaitan dengan kondisi pasar tenaga kerja dan keberhasilan pembangunan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif untuk menguji hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk time series tahunan periode 2015–2025 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Variabel penelitian terdiri atas pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tingkat kemiskinan sebagai variabel independen, serta Tingkat Pengangguran Terbuka sebagai variabel dependen. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 26. Sebelum dilakukan analisis regresi, terlebih dahulu dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas untuk memastikan kelayakan model. Selanjutnya dilakukan uji koefisien determinasi (R²), uji parsial (uji t), dan uji simultan (uji F) untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel maupun pengaruh secara bersama-sama terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka, yang berarti peningkatan pertumbuhan ekonomi mampu menurunkan tingkat pengangguran melalui peningkatan kesempatan kerja dan penyerapan tenaga kerja. Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka, sehingga perubahan tingkat inflasi selama periode penelitian belum mampu menjelaskan perubahan tingkat pengangguran secara nyata. Sementara itu, tingkat kemiskinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka, yang menunjukkan bahwa peningkatan kemiskinan cenderung meningkatkan tingkat pengangguran. Secara simultan, pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tingkat kemiskinan berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Indonesia. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,736 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 73,6% variasi Tingkat Pengangguran Terbuka, sedangkan sisanya sebesar 26,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.Kata Kunci: inflasi, pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka.
Copyrights © 2026