Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa kelas V pada materi diagram batang melalui penerapan pembelajaran kooperatif. Penelitian dilaksanakan di SDN 1 Wringinrejo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi dengan melibatkan 15 siswa kelas V. Penelitian menggunakan desain one-group pretest-posttest classroom study yang dilaksanakan dalam satu kali pertemuan selama 6 × 35 menit. Data penelitian diperoleh melalui tes hasil belajar dan lembar observasi aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 55 pada saat pretest menjadi 98 pada saat posttest. Persentase ketuntasan belajar meningkat dari 26,67% menjadi 93,33%, dengan 14 dari 15 siswa mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hasil observasi juga menunjukkan bahwa siswa terlibat aktif dalam kegiatan diskusi kelompok, penyusunan diagram batang, serta presentasi hasil kerja kelompok. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan aktivitas belajar dan membantu siswa memahami konsep penyajian data dalam bentuk diagram batang secara lebih baik. Oleh karena itu, model pembelajaran kooperatif dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran matematika untuk meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026