Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan tanaman hortikultura yang mempunyai banyak kegunaan dalam kehidupan sehari-hari. Produktivitas bawang merah di Provinsi Riau masih rendah karena kurangnya kesuburan tanah dan tingginya kerugian panen akibat penyakit rebah kecambah yang disebabkan oleh F. oxysporum. Alternatif pengendalian penyakit rebah kecambah yang lebih ramah lingkungan adalah menggunakan biokompos sampah organik rumah tangga yang diperkaya larva/maggot lalat tentara hitam (Hermetia illucens) sebagai dekomposer dan agens hayati B. velezensis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh aplikasi biokompos maggot bacillus (maba) berbasis sampah organik rumah tangga (SORT) dan menentukan dosis yang efektif dalam mengendalikan F. oxysporum pada bibit bawang merah. Penelitian dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 7 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga diperoleh 28 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biokompos maggot–Bacillus berbasis SORT mampu mengendalikan F. oxysporum penyebab rebah kecambah pada persemaian bawang merah. Dosis biokompos maggot–Bacillus berbasis SORT sebesar 12 ton/ha merupakan dosis yang paling efektif dalam mengendalikan F. oxysporum karena mampu meperlambat munculnya gejala pertama, menurunkan persentase bibit terinfeksi sebelum muncul di atas permukaan tanah, serta meningkatkan bobot segar dan bobot kering bibit tanaman.
Copyrights © 2026