Pasar tradisional menghadapi tantangan dalam menjangkau konsumen muda karena promosi masih didominasi cara konvensional, sedangkan perilaku masyarakat semakin bergeser ke media digital. Kondisi ini juga dialami Pasar Induk Godean Sleman yang memerlukan penguatan kapasitas pedagang dan pengelola pasar dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pedagang dan pengelola pasar dalam menggunakan konten video TikTok untuk menarik minat generasi muda, yang mencakup Generasi Z dan Generasi Milenial. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra, focus group discussion, survei lapangan, penyuluhan, pelatihan digital marketing berbasis TikTok, pendampingan pembuatan konten, dan evaluasi program. Kegiatan ini melibatkan 17 perwakilan pedagang dari 11 komoditas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai dasar pemasaran, pemanfaatan media digital, dan penyusunan konten promosi yang lebih menarik serta sesuai dengan karakter audiens muda. Program ini juga menghasilkan 21 konten video TikTok yang dapat digunakan sebagai bahan promosi Pasar Induk Godean Sleman. Evaluasi kegiatan menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang sangat tinggi terhadap materi, narasumber, pelaksanaan, dan sarana pendukung. Dengan demikian, pelatihan dan pendampingan pemanfaatan TikTok dapat menjadi strategi yang efektif untuk mendukung penguatan promosi pasar tradisional agar lebih adaptif, informatif, dan relevan bagi generasi muda.
Copyrights © 2026