Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jaringan komunikasi dalam perbincangan boikot McDonald's pada platform X sebagai respons terhadap isu konflik antara Israel dan Iran. Perkembangan konflik geopolitik global mendorong munculnya diskursus digital yang berkembang cepat melalui media sosial termasuk ajakan boikot terhadap perusahaan global yang diasosiasikan dengan konflik internasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Social Network Analysis untuk memetakan mengidentifikasi aktor sentral, kelompok komunikasi dan karakteristik jaringan percakapan digital. Data penelitian diperoleh melalui proses scraping tweet yang mengandung kata kunci #boikotmcd kemudian diolah dalam bentuk node dan edge menggunakan perangkat lunak Gephi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan komunikasi percakapan boikot terbentuk melalui dominasi akun yang berperan sentral seperti akun @convomfs sebagai pusat penyebaran informasi dan penggerak utama diskusi publik. Percakapan juga terbagi ke dalam 905 kelompok kecil yang menunjukkan adanya fragmentasi komunitas digital dan struktur jaringan yang memperlihatkan hubungan yang luas tetapi tidak padat. Temuan ini menegaskan bahwa platform X berfungsi sebagai ruang pembentukan opini publik yang dipengaruhi oleh aktor sentral, pola kelompok percakapan serta kecepatan distribusi informasi dalam merespons isu internasional.
Copyrights © 2026