Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perilaku disiplin anak usia 4–5 tahun di TK As-Shulthon Karawang. Permasalahan yang ditemukan meliputi anak belum mampu mengikuti aturan kelas secara konsisten, belum sabar menunggu giliran, sering berebut alat bermain, kurang memperhatikan instruksi guru, serta belum terbiasa merapikan alat bermain setelah digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi awal perilaku disiplin anak, mendeskripsikan penerapan sosiodrama Islami, serta mengetahui peningkatan perilaku disiplin anak usia 4–5 tahun melalui sosiodrama Islami. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok A usia 4–5 tahun di TK As-Shulthon. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Indikator perilaku disiplin yang diamati meliputi kemampuan anak menaati aturan kelas, menunggu giliran, mengikuti instruksi guru, serta merapikan alat bermain setelah digunakan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap siklus: persentase kedisiplinan anak meningkat dari 20% pada pratindakan, menjadi 56% pada siklus I, dan mencapai 85% pada siklus II. Penerapan sosiodrama Islami bertema qurban terbukti efektif membentuk perilaku disiplin anak melalui kegiatan bermain peran yang menyenangkan, konkret, dan sesuai dengan nilai-nilai keislaman.
Copyrights © 2026