Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembentukan Perilaku Disiplin Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Sosiodrama Islami di TK As-Shulthon Elfira Pradhira; Rini Novianti Yusuf; Heny Chusnarin Haryanti
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v5i1.83

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perilaku disiplin anak usia 4–5 tahun di TK As-Shulthon Karawang. Permasalahan yang ditemukan meliputi anak belum mampu mengikuti aturan kelas secara konsisten, belum sabar menunggu giliran, sering berebut alat bermain, kurang memperhatikan instruksi guru, serta belum terbiasa merapikan alat bermain setelah digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi awal perilaku disiplin anak, mendeskripsikan penerapan sosiodrama Islami, serta mengetahui peningkatan perilaku disiplin anak usia 4–5 tahun melalui sosiodrama Islami. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 anak kelompok A usia 4–5 tahun di TK As-Shulthon. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Indikator perilaku disiplin yang diamati meliputi kemampuan anak menaati aturan kelas, menunggu giliran, mengikuti instruksi guru, serta merapikan alat bermain setelah digunakan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada setiap siklus: persentase kedisiplinan anak meningkat dari 20% pada pratindakan, menjadi 56% pada siklus I, dan mencapai 85% pada siklus II. Penerapan sosiodrama Islami bertema qurban terbukti efektif membentuk perilaku disiplin anak melalui kegiatan bermain peran yang menyenangkan, konkret, dan sesuai dengan nilai-nilai keislaman.
Penerapan Kalimat Thayyibah Sebagai Instruksi Verbal Untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Usia 5-6 Tahun Di TKIT Amanah Sumarsih Sumarsih; Rini Novianti Yusuf; Heny Chusnarin Haryanti
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v5i1.84

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan bahasa reseptif anak usia 5–6 tahun di TKIT Amanah yang terlihat dari masih adanya anak yang mengalami kesulitan dalam memahami instruksi, memahami pertanyaan, mengikuti aturan bermain, dan merespons percakapan secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan bahasa reseptif anak melalui penerapan kalimat thayyibah sebagai instruksi verbal dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 17 anak kelompok B1 usia 5–6 tahun di TKIT Amanah. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri atas dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kalimat thayyibah sebagai instruksi verbal telah meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak. Peningkatan terlihat pada kemampuan anak dalam memahami instruksi, memahami pertanyaan, mengikuti aturan bermain, dan merespons percakapan dengan lebih baik. Pada kondisi pra tindakan, kemampuan bahasa reseptif anak berada pada kategori mulai berkembang, kemudian mengalami peningkatan pada siklus I, dan mencapai kategori berkembang sangat baik pada siklus II. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan kalimat thayyibah sebagai instruksi verbal efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa reseptif anak usia 5–6 tahun di TKIT Amanah.
An Analysis of Online Learning Communication Patterns Between Teachers and Parents in Stimulating Early Childhood Development from an Islamic Perspective (A Study of Working Mothers Who Are Members of the 'Ibu Profesional Karawang' Community) Rini Novianti Yusuf
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 4 (2026): August
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i4.1929

Abstract

This study is motivated by the challenges working mothers face when they spend much of their time outside the home, limiting their ability to provide optimal care and education for their children. The Ibu Profesional Community offers online learning programs to enhance mothers' parenting and educational competencies. This study analyzes online learning communication patterns between teachers and parents in stimulating early childhood development from an Islamic perspective among working mothers who are members of the Ibu Profesional Community in Karawang. The study used a qualitative case study approach, collecting data through in-depth interviews, observations, and documentation. The findings reveal that the communication patterns are grounded in Islamic values, including honesty, compassion, mutual respect, and responsibility, which serve as the foundation for online interactions between teachers and parents. These communication practices play a significant role in optimizing children's developmental stimulation while strengthening social and spiritual relationships within the family and educational contexts. The findings underscore the importance of applying Islamic communication principles in online learning to ensure efforts to support children's growth and development are effective and aligned with Islamic teachings. This study contributes to developing an Islamic values-based communication model to support early childhood education in the digital era, particularly for working mothers within professional communities.
PENGUATAN MINAT BACA SISWA PAUD DAN SD MELALUI METODE STORYTELLING Rini Novianti Yusuf; Esya Nurul Qur’ani; Shalha Hilwatunnisa; Talin Takmilatuz Zuhriah; Lina Wulandari
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 5 No. 1 (2026): Artikel Pengabdian bulan April-Juni 2026
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v5i1.4758

Abstract

Minat baca siswa di Indonesia masih termasuk rendah, meskipun ada sedikit peningkatan dalam survei terbaru. Hal ini ditandai dengan peringkat literasi Indonesia yang cenderung berada di bawah negara lain dalam berbagai survei internasional seperti PISA dan data UNESCO, meskipun ada kontroversi mengenai angka pastinya. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan story telling ini diadakan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan membekali mereka kemampuan membaca, menulis, dan memahami informasi, yang pada akhirnya dapat meningkatkan akses pengetahuan melalui sosialisasi yang dihadiri siswa PAUD, SD, guru atau pendidik, orang tua, dan institusi pendidikan yang terhitung kurang lebih 80 orang. Melihat kemampuan interpretasi naskah serta penggunaan gerak tubuh (gesture) dan kontak mata untuk meningkatkan daya tarik cerita, itu semua sudah terlaksana dengan lancar dan sukses. Dengan demikian metode story telling efektif dalam meningkatkan minat baca siswa PAUD dan SD.