Koridor Jalan MT Haryono, Kabupaten Purbalingga, mengalami transformasi kawasan yang signifikan dalam rentang tujuh tahun pengamatan (2019–2026). Transformasi aktif dimulai sejak 2022, dipicu oleh dua faktor yang bekerja secara bersamaan dan saling memperkuat: kehadiran Kampus II UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) yang mulai beroperasi pada September 2024 dengan lebih dari 3.400 mahasiswa, serta ekspansi jaringan ritel kuliner berskala nasional seperti HokBen, Gacoan, KFC, dan Pizza Hut. Penelitian ini mengkaji pola, kecepatan, dan mekanisme transformasi menggunakan pendekatan morfologi urban dengan metode segmentasi koridor. Analisis dilakukan secara komparatif pada empat titik waktu: 2019, 2022, 2024, dan 2026. Hasil menunjukkan bahwa kampus berperan sebagai anchor institution yang membangkitkan permintaan pasar, sementara ritel nasional berfungsi sebagai katalis akselerasi. Transformasi tidak merata melainkan membentuk dua kluster spasial berbeda: Kluster Barat (kampus-driven) dan Kluster Timur (kota-driven). Intensitas transformasi tertinggi terjadi pada segmen 0–500 meter dari gerbang kampus. Temuan ini berkontribusi pada pemahaman dinamika pertumbuhan koridor di kawasan peri-urban kabupaten, sekaligus menegaskan perlunya instrumen perencanaan yang responsif terhadap pertumbuhan spontan di sekitar institusi pendidikan tinggi.
Copyrights © 2026