Konsumerisme merupakan fenomena sosial yang ditandai oleh pergeseran orientasi konsumsi dari pemenuhan kebutuhan menuju konsumsi tanda dan identitas simbolik. Fenomena ini tidak hanya direpresentasikan melalui media massa dan periklanan, tetapi juga melalui video musik sebagai bagian dari budaya populer. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi kritik terhadap konsumerisme dalam video musik “Fake Plastic Trees” karya Radiohead. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis dokumen terhadap video musik “Fake Plastic Trees”. Data dianalisis menggunakan konsep reading images dari Theo van Leeuwen yang mencakup aspek representasional, interpersonal, dan tekstual, kemudian diinterpretasikan melalui teori simulakra dan hiperrealitas Jean Baudrillard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik terhadap konsumerisme direpresentasikan melalui tiga simbol utama, yaitu trolley sebagai penjara konsumer, konsumer sebagai tontonan, dan praktik membeli tanda daripada kegunaan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa individu modern hidup dalam ruang hiperreal yang dipenuhi citra dan nilai tanda sehingga aktivitas konsumsi tidak lagi didasarkan pada nilai guna, melainkan pada pencarian identitas dan makna simbolik. Penelitian ini menegaskan relevansi teori Baudrillard dalam menjelaskan budaya konsumsi kontemporer serta menunjukkan video musik sebagai medium kritik sosial terhadap masyarakat konsumen.
Copyrights © 2026