ABSTRAK – Cacat pengelasan, kebocoran, perubahan bentuk, dan penimbul kebisingan knalpot sepeda motor sebagai permasalahan yang dihadapi. Tujuan produksi untuk memperoleh knalpot standar sepeda motor berukuran f 200 mm, panjang 380 mm, dan tebal 1 mm. Metode produksi meliputi: desain knalpot standar menggunakan perangkat lunak CAD; pemilihan termasuk pembelian bahan stainless steel (SUS 304); pemotongan bahan baku; pembentukan tabung silencer dan pembengkokan pipa; pengerolan tabung silencer, pembentukan pipa inlet-outlet, pembuatan sekat (baffle), end cap, dan bracket,; pengelasan dan perakitan; penggerindaan dan finishing permukaan; pemeriksaan dimensi dan kebocoran; dan pemeriksaan mutu akhir, pengemasan, dan pelabelan. Hasil produksi berupa knalpot standar sepeda motor berukuran f 200 mm, panjang 380 mm, dan tebal 1 mm dengan total biaya produksi Rp 275.000,-/unit dan durasi produksi 240 menit/unit yang berkonsekwensi bahwa knalpot tahan terhadap temperatur tinggi dan korosi yang layak digunakan sebagai knalpot standar sepeda motor yang cukup efektif diterapkan pada produksi skala kecil maupun bengkel manufaktur.
Copyrights © 2026