Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar matematika siswa kelas VII dengan kemampuan rendah di MTs Darul Ilmi Banjarbaru tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dan verifikasi secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memahami soal, menentukan rumus yang tepat, dan mengerjakan perhitungan matematika. Untuk mengatasi kesulitan tersebut, guru menerapkan berbagai strategi, yaitu memberikan motivasi kepada siswa, memberikan variasi metode mengajar seperti metode permainan, kontekstual, dan pembelajaran yang bermakna; pemberian tugas tambahan secara bertahap dan berulang; serta pembelajaran berkelompok yang menggabungkan siswa dari berbagai tingkat kemampuan. Dengan strategi ini pemahaman siswa terhadap materi matematika dapat ditingkatkan secara bertahap. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang variatif, adaptif, dan berpusat pada siswa efektif dalam meningkatkan pemahaman matematika siswa. Hasil ini dapat menjadi acuan bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih efektif dan inklusif.
Copyrights © 2026