Persistensi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) menjadi salah satu indikator belum optimalnya pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Fenomena ini masih terjadi di Kota Cilegon meskipun nominal SiLPA menunjukkan tren penurunan, dari Rp 479,50 miliar pada tahun anggaran 2021 menjadi sekitar Rp80 miliar pada tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana over-estimate pendapatan dan rendahnya serapan anggaran secara simultan membentuk persistensi SiLPA di Kota Cilegon dengan menggunakan teori penganggaran publik Aaron Wildavsky sebagai kerangka analisis utama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review. Data diperoleh dari artikel ilmiah, regulasi, dokumen APBD, laporan realisasi anggaran, serta pemberitaan media yang relevan, dengan mengutamakan jurnal nasional terakreditasi dan publikasi lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, kategorisasi temuan, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Teori Wildavsky dioperasionalkan melalui empat dimensi: (1) inkrementalisme, yaitu penyusunan anggaran Kota Cilegon yang mereplikasi pola tahun sebelumnya tanpa koreksi struktural; (2) peran anggaran, yakni ketegangan antara OPD sebagai spender dan TAPD/BPKPAD sebagai guardian yang menghasilkan inkonsistensi proyeksi pendapatan dan realisasi belanja; (3) kalkulasi dan simplifikasi, berupa penetapan target pendapatan berbasis asumsi tanpa dokumen kerja yang memadai sehingga menghasilkan selisih tahunan antara proyeksi dan realisasi fiskal; serta (4) anggaran sebagai proses politik, yang tercermin dari perbedaan interpretasi SiLPA antara eksekutif dan legislatif Kota Cilegon. Keempat dimensi ini saling memperkuat sehingga membentuk siklus disfungsional yang menyebabkan SiLPA terus berulang setiap tahun. Penelitian ini merekomendasikan penguatan perencanaan berbasis data, penegasan peran kelembagaan dalam proses penganggaran, serta peningkatan kapasitas aparatur guna memutus siklus persistensi SiLPA di Kota Cilegon.
Copyrights © 2026