Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return on Assets (ROA) pada Bank Muamalat Indonesia periode 2019–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan triwulanan Bank Muamalat, sehingga diperoleh 24 observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, FDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA (sig. = 0,132), sedangkan BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA (sig. < 0,001). Secara simultan, FDR dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA (F = 39,241; sig. < 0,001) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,789, yang berarti 78,9% variasi ROA dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi operasional merupakan faktor dominan dalam menentukan profitabilitas Bank Muamalat. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya pengendalian biaya operasional secara berkelanjutan sebagai strategi utama dalam meningkatkan kinerja keuangan bank syariah.
Copyrights © 2026