Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh financial distress, opini audit, dan jenis industri terhadap audit delay pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022-2024. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan subsektor minyak dan gas, otomotif, produk personal, makanan dan minuman olahan, supplier peralatan medis, serta produk rumah tangga. Berdasarkan teknik purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 83 perusahaan dengan total 249 observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel dengan model estimasi Common Effect Model (CEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh terhadap audit delay. Secara parsial, financial distress berpengaruh negatif dan signifikan terhadap audit delay. Opini audit juga berpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, jenis industri (high profile dan low profile) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap rentang waktu audit delay.
Copyrights © 2026