Stres merupakan salah satu permasalahan psikologis yang sering dialami remaja akibat tuntutan akademik, konflik keluarga, hubungan dengan teman sebaya, serta proses pencarian identitas diri. Keberagaman budaya di Indonesia juga dapat menjadi faktor yang memengaruhi munculnya stres pada remaja. Konseling lintas budaya berperan dalam membantu remaja mengatasi stres melalui pemahaman terhadap latar belakang budaya yang dimiliki konseli. Kajian ini menunjukkan bahwa konseling lintas budaya membantu remaja memahami sumber stres, menerima identitas budaya secara positif, meningkatkan rasa percaya diri, serta beradaptasi dengan lingkungan sosial yang beragam. Selain itu, pendekatan ini membantu konselor memahami permasalahan konseli sesuai dengan latar belakang budayanya sehingga proses konseling menjadi lebih efektif. Dengan demikian, konseling lintas budaya dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam membantu remaja mengatasi stres.
Copyrights © 2026