GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan
Vol. 10 No. 1 (2026): June

Hubungan Kebiasaan Konsumsi Minuman Isotonik, Asupan Natrium, dan Asupan Kalium terhadap Tingkat Kelelahan Atlet Taekwondo

Dzakiyyah Putri Raharjo (Program Studi Gizi, Universitas Singaperbangsa Karawang, Karawang, Indonesia)
Milliyantri Elvandari (Program Studi Gizi, Universitas Singaperbangsa Karawang, Karawang, Indonesia)
Linda Sefrina (Program Studi Gizi, Universitas Singaperbangsa Karawang, Karawang, Indonesia)



Article Info

Publish Date
25 Jun 2026

Abstract

Taekwondo merupakan cabang olahraga dengan intensitas tinggi yang membutuhkan keseimbangan cairan dan elektrolit untuk mempertahankan performa fisik. Kehilangan elektrolit, terutama natrium dan kalium, dapat memengaruhi fungsi neuromuskular dan meningkatkan risiko kelelahan pada atlet. Konsumsi minuman isotonik sering digunakan sebagai salah satu strategi rehidrasi untuk membantu menggantikan cairan danelektrolit yang hilang selama latihan maupun pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebiasaan konsumsi minuman isotonik, asupan natrium, dan asupan kalium dengan tingkat kelelahan atlet taekwondo di Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross sectionalyang dilaksanakan pada September–Oktober 2025. Sampel penelitian berjumlah 40 atlet taekwondo usia 15–22 tahun yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Tingkat kelelahan diukur menggunakan Athlete Burnout Questionnaire(ABQ), sedangkan kebiasaan konsumsi minuman isotonik dan asupan mineral dianalisis menggunakan Food Frequency Questionnaire(FFQ). Data asupan natrium dan kalium dibandingkan dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman’s Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (67,5%) dan berada pada kelompok usia 19–29 tahun (55%). Mayoritas atlet memiliki asupan natrium (95%) dan asupan kalium (77,5%) yang tergolong kurang, serta tingkat kelelahan sedang (70%). Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan natrium (p=0,137), asupan kalium (p=0,621), dan frekuensi konsumsi minuman isotonik (p=0,090) dengan tingkat kelelahan atlet taekwondo. Penelitian ini menunjukkan bahwa kelelahan atlet bersifat multifaktorial dan dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti intensitas latihan, kualitas tidur, durasi istirahat, tekanan akademik, dan kondisi psikologis.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ghidza

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan adalah jurnal semi-tahunan yang diterbitkan pada bulan Juli dan Desember. GHIDZA dikelola oleh Fakultas Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan oleh Universitas Tadulako. GHIDZA menyediakan forum untuk dosen, akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk ...