Di lingkungan pondok pesantren, Al-Qur'an dan Hadis berfungsi sebagai dasar untuk membangun karakter. Kedua dibahas secara praktis dan teoretis. Dengan menggunakan pendekatan psikologi transpersonal, penelitian ini menyelidiki bagaimana penerapan Hadis berdampak pada perkembangan spiritual anak. Metode kualitatif dan fenomenologi digunakan. Pondok Pesantren Al-Hidayah adalah tempat penelitian ini dilakukan. Dilakukan wawancara menyeluruh dengan enam santri jenjang Tsanawiyah, enam santri jenjang Aliyah, satu ustadz, satu ustadzah pembimbing ibadah, dan Ibu Nyai, pengasuh pondok, untuk mendapatkan data. Selain itu, observasi yang dilakukan oleh para partisipan dilakukan untuk meningkatkan pemahaman kita tentang fenomena yang terjadi di lapangan. Untuk menguji keabsahan data, triangulasi sumber, perpanjangan pengamatan, dan analisis kasus negatif digunakan. Analisis data juga dilakukan dengan mengurangi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran dan kebiasaan spiritual santri dapat ditingkatkan dengan mempraktikkan Hadis secara teratur. Pengalaman religius seperti kedamaian batin, pemahaman diri, dan hubungan yang lebih dekat dengan Tuhan meningkatkan pemahaman dan pengamalan Hadis dari perspektif psikologi transpersonal. Penelitian ini akan bermanfaat bagi mereka yang membuat kebijakan tentang pendidikan Islam. Namun, homogenitas lokasi dan jumlah sampel yang terbatas merupakan keterbatasan. Diharapkan temuan ini akan menjadi dasar penelitian yang lebih luas.
Copyrights © 2026