Pengetahuan merupakan sesuatu yang ada dan terwujud dalam mental dan pikiran seseorang akibat dari interaksi, hubungan, dan keterhubungan dengan lingkungan di sekitarnya. Pengetahuan pada dampak pernikahan pada era sekarang ini sangatlah penting. Selama tiga dekade terakhir, angka pernikahan anak di seluruh dunia telah menunjukkan penurunan perlahan dari 33 persen di tahun 1985 menjadi 26 persen pada tahun 2010. Jika pola ini terus berlanjut, diperkirakan sebanyak 142 juta anak perempuan (atau 14,2 juta anak per tahun) akan menjalani pernikahan sebelum mencapai 18 tahun antara tahun 2011 dan 2020, dan 151 juta anak perempuan atau 15,1 juta per tahun akan menikah di bawah usia 18 tahun pada periode 2021 hingga 2030 Tujuannya untuk melihat tingkat pengetahuan remaja terhadap dampak pernikahan dini mana Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional, pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dan jumlah sampel 80 orang siswa yang ada di SMA Negeri 1 Kembang Tanjong Kabupaten Pidie. Analisis data menggunakan software statistic SPSS 23 dengan uji regresi. Hasil penelitian ini berupa table frekuensi dan analisa yang ada dilapangan. Hasil penelitian ini akan dipublikasikan pada jurnal Nasional.Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan sangat berdampak pada pernikahan dini terutama untuk kesehatan. Disarankan adanya edukasi pada remaja siswa untuk meningkatkan pengetahuan dan dampak pernikahan dini baik dari segi kesehatan maupun dampak lainnya seperti dampak ekonomi dan sosial lainnya.
Copyrights © 2026