Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan mutu pelayanan dengan kepuasan pasien di Praktik Mandiri Nisa Health dan Dental Care Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 90 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berbasis SERVQUAL yang meliputi dimensi tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 51,11% responden merasa puas terhadap pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang diberikan. Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara responsiveness (p=0,001), assurance (p=0,035), dan empathy (p=0,000) dengan kepuasan pasien. Sementara itu, tangibles (p=0,212) dan reliability (p=0,840) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa empathy merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi kepuasan pasien dengan nilai POR sebesar 11,61 (95%CI=3,52–38,33). Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan gigi dan mulut dipengaruhi oleh dimensi responsiveness dan empathy, dengan empathy sebagai faktor yang paling dominan, sehingga peningkatan mutu pelayanan perlu difokuskan pada peningkatan perhatian, kepedulian, komunikasi, dan ketanggapan tenaga kesehatan terhadap kebutuhan pasien secara menyeluruh.
Copyrights © 2026