Arus transformasi digital yang semakin cepat telah mendorong organisasi di berbagai sektor untuk mengintegrasikan Big Data Analytics (BDA) ke dalam sistem Business Intelligence (BI) agar pengambilan keputusan strategis menjadi lebih baik. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren publikasi mengenai integrasi BDA dalam aplikasi BI selama periode 2020–2025, sekaligus memetakan metode penelitian yang dominan, manfaat yang diperoleh, tantangan implementasi, serta celah penelitian yang masih ada. Dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) sesuai protokol PRISMA, studi ini menyaring sejumlah artikel peer-reviewed dari artikel yang ditemukan di Google Scholar. Hasil analisis menunjukkan lonjakan signifikan jumlah publikasi pada periode 2022-2024, di mana metode kuantitatif masih mendominasi (47,4%) dan sebagian besar studi berfokus pada aspek teknologi (42,1%). Secara empiris, integrasi BDA dan BI terbukti dapat meningkatkan akurasi pengambilan keputusan hingga 30%, meningkatkan efisiensi operasional, serta menghasilkan wawasan secara real-time. Meski demikian, tantangan seperti fragmentasi data, skalabilitas infrastruktur, resistensi perubahan, dan kesenjangan kompetensi SDM masih sering menjadi hambatan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan integrasi tidak cukup bergantung pada teknologi canggih semata, melainkan sangat ditentukan oleh tata kelola data yang kuat dan keterlibatan pengguna. Oleh karena itu, studi kualitatif longitudinal dalam konteks organisasi di Indonesia sangat diperlukan untuk mengisi kesenjangan literatur yang ada.
Copyrights © 2026